LISTENING TO
Semua orang bisa
mendengar, tapi tidak semua orang bisa mendengarkan.
Listen
[verb]
/ˈlɪs.ən/
To give one’s attention
to a sound.
Example: “evidently she
was not listening to me”, “I told her over and over again, but she wouldn’t
listen to me”.
Menemukan
orang yang mau mendengarkan kita saat kita berbicara itu bak menemukan sebuah
berlian, sangat berharga karena tidak semua orang mau mendengarkan apa yang
sedang kita bicarakan.
I met those people, and
I really appreciate them :’) and beyond grateful!
Semua
orang bisa mendengar, tapi tidak semua orang bisa mendengarkan.
Sama
halnya dengan semua bisa jadi pendengar, tapi tidak semua orang bisa jadi
pendengar yang baik.
Ada beberapa orang yang ketika berbicara menuntut kita untuk mendengarkannya, tapi giliran kita berbicara, dia tidak mendengarkan kita. Some people love to talk and to be listened, but hate to listen when someone else is talking :)
When you listen only
what you want to listen, you’re not really listening. Listen to what you don’t
want to listen too. That’s how you grow, dear.
But, yea p.s I don’t force
people to listen to me.
Gue
sangat menghargai dan berterima kasih ke orang yang mau mendengarkan cerita
gue. Terlebih lagi kalo gue cerita dan gue menimpalkan pertanyaan atau meminta
saran, terus dijawab dengan antusias dan dapet feedback pertanyaan juga :’) O
my gosh! I’m so happy!
Gue
juga sedang berproses buat jadi prbadi yang bersedia mendengarkan orang lain, baik
cerita suka maupun duka.
Untuk
orang-orang yang mau mendengarkan saya, terima kasih banyak! Really, thank you!
Sekali
lagi,
Semua
orang bisa mendengar, tapi tidak semua orang bisa mendengarkan :’)
*yang
pernah dapet bubble chat kayak gini
dari gue, Halo! Makasih banyak pokoknya! :’)
xxrosesarered
Diketik pada tanggal 14 Desember 2021, but published
pada tanggal 5 Januari 2022
Anyway,
per 27 Desember 2021, gue hidup berdampingan dengan tinnitus! Wkwkwk but I promise I’m trying my best to listen
to your story!
SHE SURVIVED
“In the name of Allah,
the Lord of Mercy, the Bestower of Mercy”
Quran
1:1
“And Allah found you
lost and guided you.
And Allah found you
poor and made you self-sufficient.”
Quran
93: 7-8
For a woman to attain an eminent degree in learning costs her time, watching, hunger, dizziness in
the head, weakness in the stomach, and other inconveniences.
Long story short,
SHE SURVIVED!
Alhamdulillah,
SHE SURVIVED!
I did a photoshoot with my newborn baby undergrad-thesis! :')
Life’s a struggle when
you’re a muggle!
“All wonderful things
come with struggle and baggage.
Life was never meant to
be perfect.
The journey was never
meant to be easy.
But every time it is
difficult, remind yourself to breathe, in the same way, you breathed through the
struggle before!
You survived then, and
you can certainly survive some more!”
-
Hope in the morning
Alhamdulillah,
gue bisa bertahan dan bisa melaluinya :’)
December’s goals,
checked!
For
everyone who makes my day brighter and easier, thank you!
I
wish you have a happy and healthy life ahead!
Thank
you, 2021 and Welcome, 2022 : )
xxrosesarered
December 31, 2021
THE WORLD WAR III IS STILL GOING ON
*sigh*
Sigh
[verb]
/sī/
To breathe out slowly
and noisily, expressing tiredness, sadness, etc.
Halo,
November 2021.
Ternyata
hidupku masih sedang tidak baik-baik saja haha.
Masih
skripsian.
Masih
belum selesai.
Masih
belum bisa sidang.
Masih
ada perang juga di rumah.
Mana
lagi skripsian juga, mantap bener hidup ini : )
*sigh*
Ok, this is fine : )
Namanya
juga roda kehidupan, tapi kayaknya roda gue kena ‘paku’ melulu di jalan jadi nggak bisa gerak dengan semestinya
wkwkwk mana nggak ada ‘bengkel’ juga
buat benerin ini roda wkwkwkwkwkwkwk.
*Trigger Warning!Terdapat penyebutan topik melukai diri sendiri pada cerita di bawah ini*
Yaudahlah,
nggak apa-apa.
Juli
kemaren aja survived, sekarang ya harus survived juga.
Tanggal
12 Juli 2021, I tested positive for
COVID-19 dan karantina di rumah selama 3 minggu.
Yaudahlah,
nggak apa-apa.
Ketambahan
juga sama capek mental karena ketrigger World War III agustus akhir kemaren.
Gue
kira udah selesai, ternyata masih berlanjut lagi wakakakakak.
Ya
capek sih, lagi asyik-asyik skripsian tiba-tiba aja denger orang tua kelahi
*sigh*
Down
lagi deh.
Berhenti
skripsian.
Recovery
lagi.
Pelan-pelan
ngumpulin semangat.
Bisa
skripsian.
Tiba-tiba
lagi kelahi lagi.
Down
lagi deh (2).
Berhenti
skripsian (2).
Recovery
lagi (2).
Pelan-pelan
ngumpulin semangat (2).
Bisa
skripsian (2).
Ternyata
masih ada lagi perangnya.
Down
lagi deh (3) (Untuk yang ketiga kalinya)
Tapi
sekarang udah kebal alias dipaksa kebal karena umur gue di UNS tinggal 1,5
bulan lagi. Jadi sekarang…
MAKSA
SEMANGAT KE DIRI SENDIRI DEH BUAT NGERJAIN SKRIPSI WKWKWKWKWKWWKWK
The
World War III is still going on!
Gue
iri banget banget banget sama kalian yang rumahnya adem-ayem tiap hari karena
gue tim adem-ayem musiman doang : ) xixixi
Kalian
yang punya rumah adem-ayem lebih baik lekaslah dan semangatlah ngerjain skripsi
deh biar cepet lulus. Asli, punya rumah yang adem-ayem itu privilege bangettt. Lo nggak perlu ketar-ketir (khawatir) kalo
sewaktu-waktu bokap nyokap lo kelahi pas lagi skripsian atau pas hectic deadline tugas :)
CAPEK
BANGET YA ALLAH.
Capek
banget tiap malem harus nangis.
Kadang
gue lepas kendali bisa teriak dan mukulin diri sendiri biar sakit dan trauma di hati
ngilang, biar semangat lagi.
But this time,nggak
dulu deh.
Rasa-rasanya
udah nggak ada tenaga buat ngapa-ngapain lagi.
*sigh*
Yaudahlah,
nggak apa-apa.
Hidup
harus tetap berjalan.
*giving myself a butterfly-hug*
Semangat
ya!
Semoga
sehat selalu!
xxrosesarered
November 13, 2021
A LETTER
Can you read it?
-- -.-- / - .... --- ..-
--. .... - ... / .- .-. . / -.- .. .-.. .-.. .. -. --. / -- . / -... ..- - / -.
--- -... --- -.. -.-- / -.-. .- .-. . ... //
.. / .--- ..- ... - / -..
--- -. - / .-- .- -. - / - --- / . -..- .. ... - //
- .... . .-. . / .- .-. .
/ ... - .. .-.. .-.. / -... .- -.. / -.. .- -.-- ... //
.- -. -.. / .. / -.- -.
--- .-- / - .... . .-. . / .- .-.. .-- .- -.-- ... / .-- .. .-.. .-.. / -... .
//
.-- .... .- - / .. ..-. /
.. / .- - - . -- .--. - . -.. / - --- / -.- .. .-.. .-.. / -- -.-- ... . .-..
..-. / .- -. -.. / .. - / .-- . -. - / .-- .-. --- -. --. ?
.-- .... .- - / .. ..-. /
.. - / .-- . -. - / .-. .. --. .... -
//
-... ..- - / .. -. / -
.... . / .-.. .- ... - / ..-. . .-- / -- --- -- . -. - ... / --- ..-. / -- -.--
/ .-.. .. ..-. . / .. / .-. . .- .-.. .. --.. . -.. / .. / .... .- -.. / -- .-
-.. . / .- / -- .. ... - .- -.- . / .- -. -.. / .-. . --. .-. . - - . -.. / .. -
?
.-- .... .- - / . -..- .-
-.-. - .-.. -.-- / .... .- .--. .--. . -. ... / .- ..-. - . .-. / .. / -.. .. .
?
.-- .... .- - / .... .-
.--. .--. . -. ... / - --- / - .... . / .--. . --- .--. .-.. . / .- .-. --- ..-
-. -.. / -- . ?
-.-. --- ..- .-.. -.. /
.. / -.. --- / - .... .- - / - --- / -- -.-- / ..-. .- -- .. .-.. -.--?
.-- --- ..- .-.. -.. /
.--. . --- .--. .-.. . / -- .. ... ... / -- .?
.. / .- -- / .... .- ...-
.. -. --. / .- / -... .- -.. / -.. .- -.-- //
.. / -.. --- -. - / .-. .
.- .-.. .. --.. . / - .... .- - / .. / .- -- / .- -.-. - ..- .- .-.. .-.. -.--
/ -.. .-. --- .-- -. .. -. --. / .-- .... . -. / .. / .- -- / - .-. -.-- .. -.
--. / - --- / -... . / . ...- . .-. -.-- --- -. . / . .-.. ... . .----. ... /
.- -. -.-. .... --- .-. //
.. / .- -- / ... .- -.. /
.- -. -.. / -. --- / --- -. . / -.-. .- .-. . ... //
.. / .-. . .- -.-. .... /
.- -. -.. / -. --- / --- -. . ... / - .... . .-. . //
.. / .- -- / .- -. / ---
.--. . -. / -... --- --- -.- //
-... ..- - / .. / .- -- /
-.. .. ..-. ..-. .. -.-. ..- .-.. - / - --- / .-. . .- -.. //
.. ..-. / -.-- --- ..- /
-.. --- -. - / .- ... -.- //
.. / .-- --- -. - / - .
.-.. .-.. //
... --- / -.-. .- -. /
-.-- --- ..- / .... . .-.. .--. / -- . / .--. .-.. . .- ... . ?
XX roses are red
- .... .- -. -.- / -.--
--- ..-
SIAPA YANG DATANG KE PEMAKAMANKU SAAT AKU MATI NANTI?
If I die who will comes to my funeral?
Siapa yang datang ke pemakamanku saat aku mati nanti?
내가 죽으면 장례식에 누가 와줄까
A simple question that will make you overthinking, right?
Sebuah judul blog post yang mirip (sama) dengan judul sebuah
buku yang ditulis Kim Sang Hyun.
Yap, post kali ini
terinspirasi dari buku yang ditulis oleh Kim Sang Hyun dengan judul yang
sama.
Kim Sang Hyun dengan “If
I die who will comes to my funeral”, sukses ngebuat gue merasa tertarik untuk
membacanya. A dark title, but plot wist with overwhelming and warm content.
Suguhan judul yang berhasil ngebuat gue overthinking, tapi
lama-kelamaan memudar rasa overthinkingnya karena ternyata di dalem buku ini
ngebahas tentang renungan hidup, tentang memberi jeda setelah melakukan apa
yang udah kita lakukan kepada hidup kita sendiri ini, tentang kebahagiaan
hidup, tentang menjadi orang baik, dan tentang makna bahwa sejatinya kita hanya
manusia biasa.
Gue rasa, gue ketemu buku ini di waktu yang tepat, di waktu
di mana gue akhir-akhir ini semakin sadar akan kematian yang benar-benar ada.
Selain itu, timingnya pas banget, buku ini datang di saat gue merasa hopeless
akan kehidupan, saat gue merasa kalo dunia sedang tidak berpihak pada diri gue.
Bahasa penyampaian yang ditulis oleh Kim Sang Hyun juga ngebawa kita kayak dia
lagi cerita sama kita sebagai sahabatnya.
Kalimat-kalimat yang ada di buku ini sebenernya nggak to the
point menampar kita buat mengingat kematian. Sebaliknya, buku ini malah ngajak
kita buat pelan-pelan merenungi makna kita hidup di dunia ini dan kematian yang
mau tidak mau akan kita hadapi esok, entah kapanpun itu.
And here we go, some quotes with simple reminder but means a
lot to our life.
“Kadang aku merasa
tidak nyaman dan tidak bahagia dengan adanya orang lain, padahal biasanya aku
tidak bisa hidup tanpa orang lain. Aku berpikir jangan-jangan walau kita saling
membutuhkan sama lain, kita adalah beban bagi satu sama lain juga?”
“Aku ingin kamu bisa
terus bertemu hal baru, menemukan warna hidupmu sendiri tanpa membandingkan
diri dengan orang lain. Aku harap, kamu tidak menyesal membuka hati untuk
orang-orang baru.”
“Pada hari-hari yang
sulit, aku menganggap diriku sebagai air yang mengalir. Saat air mengalir dari
gunung ke laut, kita akan bertemu dengan ikan, pun batu besar, kemudian bergabung
dengan aliran air lainnya. Itulah sama halnya dengan sebuah proses yang harus
kita lalui.”
“Masing-masing
orang memiliki peran dan batasan yang jelas, mana yang bisa dilakukan, dan mana
yang tidak bisa dilakukan. Karena itu, aku ingin selalui mengakui dan
menghormati sepenuhnya ruang lingkup dan peran pihak lain, menyadari bahwa aku
tidak hidup sendirian, menyadari apa yang bisa aku lakukan untuk menjaga nilai
sosial yang tidak hanya dalam kebersamaan, tetapi juga dalam kesadaran bahwa
orang lain adalah orang lain, berusaha mengenali dan memahami perbedaan,
menghargai keberagaman orang-orang yang berbeda denganku. Dengan demikian, saat
kematian tiba, aku bisa merasakan kehangatan hati karena semasa hidup aku telah
berusaha keras menghormati kebersamaan itu.”
“Semua
fakta dan kebohongan yang ada di sekelilingmu itu tidaklah penting, karena pada
dasarnya, manusia memang hanya bisa melihat apa yang ingin mereka lihat. Jadi,
kuharap kamu tidak menyerah pada pandangan miring orang lain. Jika kau tidak
bisa menunjukkan sosok terbaik dirimu kepada semua orang, jangan jadikan itu
beban pikiran. Sosok dirimu saat ini, tidak dibuat berdasarkan pandangan,
penilaian, atau pun kecurigaan orang lain. Kamu
dibentuk dari sakit dan air mata yang mengalir karena usaha kerasmu untuk tetap
bertahan. Tidak penting bagaimana orang lain berpikir tentangmu. Aku ingin
menyampaikan, hiduplah sebagai dirimu.”
This book really help to comfort you, especially buat kalian
yang sedang belajar untuk menguatkan perjalanan hidup ini kayak gue hhhhhh. Untuk
kalian yang suka buku self-improvement dengan bahasa yang sederhana, kalian
bisa baca buku ini, Sangat recommended sekali buat dibaca malem-malem sebagai
bahan overthingking yang berkualitas hehehe.
That’s all. Sekali lagi gue sangat senang bisa bertemu dengan
buku ini. Kebetulan juga hari ini gue Alhamdulillah masih diberikan
kesempatan oleh Allah SWT, hehehehe yaitu bertambah umur satu tahun lagi
menjadi seperlima abad lebih dua tahun. Semakin
tua, semakin sadar kalo bertambahnya umur sama dengan berkurangnya umur hidup
di dunia ini. Semakin tua umur, semakin ingat kematian. Jadi sangat cocok buat manusia
seperti gue yang sedang overthinking perkara ‘mati’ dan ‘hidup’ hehehe.
Well
done!
Terima
kasih udah nyempetin mampir ke blog ini yang gue nggak tau juga ada yang mampir
atau enggak wkwkwk. Drop the comment please to let me know your opinion about
this book or this review! ^^
Gue
berdoa buat kita, semoga umur panjang yang dikasih Tuhan Allah SWT bisa kita
pake buat berbuat kebaikan dan belajar menjadi manusia yang baik. Aamiin. Tetap
jaga kesehatan juga ya! Covid-19 masih ada :’)
22
Mei 2021
xx
roses are red.







